Cara menghitung biaya listrik
Pernahkah sobat engpocket merasa tagihan listrik dirumah membengkak? Sering kali penyebabnya adalah perangkat elektronik kita sendiri dirumah yang dipakai dalam durasi yang lama. Jangan salahkan penghuni rumah ya, apa lagi istri…., justru beliau yang bantu sobat engpocket hemat loh!
Kalkulator biaya listrik
Di atas adalah kalkulator untuk menghitung biaya listrik secara cepat bagi sobat engpocket yang tidak mau buang waktu mempelajari rumusnya. Yang betah ya di web engpocket.
Tabel daya perangkat elektronik rumah tangga
Untuk menghitung biaya listrik dirumah, kita harus mengetahui terlebih dahulu daya dari perangkat elektronik dirumah seperti TV, kulkas, ac, dispenser, dll. Jika diantara pembaca kehilangan spesifikasi atau manual book dari perangkat elektronik dirumah, kalian bisa menggunakan tabel dibawah ini sebagai rata-rata umum.
| Perangkat Elektronik | Estimasi Daya (Watt) |
|---|---|
| AC 1/2 PK (Standar) | 350 – 400 Watt |
| AC 1 PK (Standar) | 750 – 840 Watt |
| Kulkas 1 Pintu | 70 – 100 Watt |
| Kulkas 2 Pintu | 100 – 150 Watt |
| Rice Cooker (Memasak) | 350 – 400 Watt |
| Rice Cooker (Menghangatkan) | 40 – 50 Watt |
| TV LED 43 Inch | 50 – 75 Watt |
| Mesin Cuci | 300 – 500 Watt |
Sobat juga bisa melihat tarif dasar listrik di indonesia dengan mengklik link ini.
Rumus cara menghitung biaya listrik secara manual

PLN akan menagih anda berdasarkan jumlah daya (watt) yang digunakan dikali durasi pemakaian (jam).
Biaya listrik = Watt x Jam Pemakaian x 30 hari /1000 x tarif dasar listrik
Watt = bisa lihat di perangkat elektronik atau lihat di tabel dayaperangkat elektronik rumah tangga yang kami sediakan.
1000 = adalah konversi dari watt ke kilowatt
Tarif dasar listrik = Silahkan lihat tabel dibawah ini
| Golongan Tarif | Batas Daya | Harga per kWh (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|---|
| R-1 (Subsidi) | 450 VA | Rp415 | Subsidi Pemerintah |
| R-1 (Subsidi) | 900 VA | Rp605 | Subsidi Pemerintah |
| R-1 (RTM) | 900 VA | Rp1.352 | Rumah Tangga Mampu (Non-Subsidi) |
| R-1 | 1.300 VA | Rp1.444,70 | Paling Umum (Standar) |
| R-1 | 2.200 VA | Rp1.444,70 | Standar Menengah |
| R-2 | 3.500 VA s.d 5.500 VA | Rp1.699,53 | Rumah Besar / Mewah |
| R-3 | 6.600 VA ke atas | Rp1.699,53 | Rumah Mewah / Sultan |
Contoh kasus cara menghitung biaya listrik
A. Contoh kasus 1.
AC 1 PK yang saya gunakan menyala 10 jam dalam sehri. Berapa biayanya? Listirk dirumah saya 2200 Va
Biaya litrik = 840 x 10 x 30 / 1000 x 1.444,70
Biaya listrik = 364.064 ribu perbulan
B. Contoh kasus 2.
Di kantor engpocket, ada punya kulkas 2 pintu dengan daya 120 watt yang menyala 24 jam dan asumsi kompressor menyala 12 jam sehari, listrik di kantor engpocket 2200 Va.
Biaya listrik = 120 x 12 x 30 / 1000 x 1.444,70
Biaya listrik = 62.411 ribu perbulan
Ini biaya listrik untuk kulkas di kantor engpocket. Wah perlu beli kulkas yang lebih kecil gak ya buat kantor engpocket supaya berhemat? Coba sobat engpocket tulis di kolom komentar.
Diskusi tambahan untuk sobat engpocket:
Umumnya, ac adalah salah satu penyebab tagihan listrik paling membengkak karena dayanya yang besar. Untuk bisa menentukan ac jenis apa yang anda perlukan dan cocok untuk anda diantara type ac inverter dan non inverter, bisa klik link ini. Kami sudah menyiapkan kalkulatornya.
Sedangkan untuk memilih ac berapa pk yang anda butuhkan untuk ruangan anda, silahkan klik link ini.
Jika sobat engpocket mau lebih berhemat listrik melalui pemilihan ac, bisa juga dipertimbangkan menggunakan ac low watt yang kami bahas di link post ini.