Kalkulator Static Pressure (ESP) Untuk Seleksi Fan

Menghitung ESP (External Static Pressure) Atau Hambatan Gesek di Sepanjang Saluran Ducting

Bagi tim Engpocket, menentukan kapasitas exhaust fan atau fan fresh air tidak cukup hanya dengan mengetahui CMH (Airflow) saja. Namun kita juga wajib menghitung ESP (External Static Pressure) atau hambatan gesek di sepanjang saluran ducting.

Silahkan dicoba dulu kalkulator dibawah ini. Setelah itu, kita akan bahas lebih dalam mengenai external static pressure.

💨 Kalkulator Tekanan Statis

Desain ESP Profesional – PT. Maxiair Indosurya

Meter
Pcs
Estimasi Tekanan Statis:
0 Pa

*Termasuk Safety Factor 15% untuk kebocoran & hambatan tak terduga.

External Static Pressure

External Static Pressure atau yang sering disingkat ESP adalah tenaga dorong yang harus dihasilkan oleh fan untuk melawan hambatan selain dari unit mesin itu sendiri. Contoh hambatannya adalah permukaan ducting, belokan (elbow ducting), grille, diffuser, filter dan aksesoris lainnya.

Analoginya seperti ini, bayangkan External Static Pressure (ESP) seperti stamina seorang pelari. Unit fan adalah pelarinya, lalu ducting, elbow, grille, diffuser adalah hambatan di lintasan lari seperti tanjakan, lumpur, angin.

External Static Pressure adalah sisa tenaga yang dibutuhkan untuk bisa sampai ke garis finish (udara keluar ke ruangan) setelah melewati semua rintangan tersebut.

Rumus Hitung ESP

Berikut adalah rumusnya beserta contoh perhitungannya dengan menggunakan Metode Equal Friction yang paling umum dipakai di proyek HVAC.

ESP Total = Delta PDuct + Delta PFitting + Delta PAksesoris + Safety Factor

Dimana:

  • Delta PDuct: Hambatan gesek pada ducting lurus (Straight Duct).

  • Delta PFitting: Hambatan pada belokan (Elbow).

  • Delta PAksesoris: Hambatan pada benda yang dipasang (Filter, Damper, Grille/Diffuser, Cooling Coil).

Untuk mempermudah, biasanya para kontraktor menggunakan metode panjang ekuivalen, dimana setiap belokan seperti elbow dianggap setara dengan sekian meter ducting lurus.

Langkah-langkah:

  1. Tentukan Friction Loss (Gesekan) Standar: Biasanya untuk Low Pressure Ducting (AC gedung/rumah), standarnya adalah 0.8 Pa/meter sampai 1 Pa/meter (atau 0.1 in.wg/100ft dalam satuan Imperial).

  2. Ukur Panjang Ducting Lurus: Total panjang jalur terjauh (Longest Run).

  3. Konversi Fitting ke Meter: Ubah semua Elbow menjadi meter lari.

  4. Cek Katalog Aksesoris: Lihat data pabrik untuk drop pressure Filter, Grille, Volume control damper.

Contoh Kasus

  1. Saya ingin memasang Fresh Air Fan dengan kapasitas 1000 CMH. Jalur ductingnya adalah sebagai berikut:
  • Panjang Ducting Lurus: 30 meter.

  • Jumlah Elbow 90 derajat (Belokan 90 derajat): 3 pcs .

  • Ada 1 pcs Filter udara (Pre-filter).

  • Ada 1 pcs Grille (Louver) di ujung luar.

  • Ada 1 pcs Volume Control Damper (VCD).

Data Teknis (Asumsi Standar Proyek):

Design friction loss ducting: ambil spare jadi 1,2 Pa/meter.
Hambatan 1 pcs elbow (Ekuivalen) anggap saja setara dengan ducting lurus sepanjang 5 meter.
Hambatan filter saat posisi filter sudah kotor diasumsikan 50 Pa (Kasus bisa berbeda tergantung dari filter yang digunakan).

Hambatan grille/louvre diasumsikan 30 Pa (Kasus bisa berbeda tergantung dari grille/louvre yang digunakan).
Hambatan volume control damper pada saat posisi terbuka penuh diasumsikan 10 Pa (Kasus bisa berbeda tergantung dari volume control damper yang digunakan).

Perhitungan:

  1. Hambatan Ducting Lurus: 30 meter x 1 Pa/m = 30 Pa
  2. Hambatan Fitting (Elbow): 3 pcs x 5 meter/pcs = 15 meter ekuivalen

15 meter x 1 Pa/m = 15 Pa

Hambatan total aksesoris = 90 Pa dengan rincian sebagai berikut:

  • Filter: 50 Pa
  • Grille: 30 Pa
  • Volume control damper: 10 Pa

Total ESP Awal:

30 Duct + 15 Fitting + 90 Aksesoris = 135 Pa

Safety factor wajib digunakan untuk spare:
Tambahkan 10% – 20% untuk memberi spare seandainya ada kebocoran atau instalasi di lapangan yang kurang rapi. Kita coba ambil tengahnya yaitu 15%.

135 Pa x 1.15 = 155.25 Pa.

Maka total ESP adalah 152.25 Pa

Tinggalkan komentar