Takaran Cor Beton 1:2:3 adalah takaran manual yang paling banyak digunakan tukang di lapangan jika yang dibangun bukanlah konstruksi kritikal
Saya sendiri sering pakai metode ini apa lagi untuk support2 kecil. Nah makanya saya buat kalkulatornya.
Kalkulator takaran beton dengan perbandingan 1:2:3
🛠️ Kalkulator Cor 1:2:3 (Site Mix)
*Masukkan dalam satuan METER (Misal 15cm = 0.15)
Apa Itu takaran cor dengan perbandingan 1:2:3?
Ini sebenarnya gaya cor koboi ya sobat engpocket, tapi justru paling umum.
Rumus ini bukan hitungan berat, melainkan hitungan volume. Alat ukur yang paling sering digunakan adalah ember cor. Artinya adalah 1 ember semen + 2 ember pasir + 3 ember split. Air yang digunakan secukupnya saja. Kalau cara mengaduk dan takarannya benar, ini setara beton mutu K-175 sampai K-225. Cukup untuk rumah tinggal standar 1 lantai.
Cara menghitung kebutuhan cor betonvdengan takaran 1:2:3 menggunakan rumus manual
Langkah 1 : Hitung volume beton (V)
V = Panjang x Lebar x Tebal (M)
Langkah 2: Kalikan dengan koefisien bahan (per 1 m³):
Semen : 7,5 sak (1 sak = 40 kg)
Pasir 0,55 m³
Split 0,82 m³
Air : 215 liter
Langkah 3: Konversi ke satuan yang biasa digunakan bahasanya oleh supplier, kita membeli semen dalam satuan sak (40kg) dan pasir/split dalam satuan kubikasi (m³/pickup/truk).
Contoh kasus
Saya ingin membantu tetangga yang ternyata adalah sobat engpocket untuk cor garasi rumah menggunakan metode aduk manual 1:2:3. Panjangnya 20 meter, lebarnya 4 meter, tebalnya 20 cm (0,2 meter). Bagaimana cara menghitung kebutuhan cor beton 1:2:3 menggunakan rumus manual?
Volume beton :
V = 20 x 4 x 0,2
V = 16 m³
Kebutuhan semen:
16 x 7,5 = 120 sak semen
Kebutuhan pasir:
16 x 0,55 = 8,8 m³ (Bisa beli 2 mobil truck engkel)
Kebutuhan split
16 x 0,82 = 13,12 m³ (Bisa beli 3 mobil truck engkel)
Nanti hasil hitungan ini akan saya oper ke supervisor engpocket untuk arahkan beli materialnya.
Jika sobat ingin mengecornya menggunakan standar SNI K-225, bisa mengunjungi link ini.