Cara Menghitung Kebutuhan Keramik 40×40, 60×60, 80×80 & 100×100

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik dan Kalkulator Keramik

🏠 Kalkulator Kebutuhan Lantai
ℹ️ Standar 1 Dus = 1.44 m²
*Disarankan 5% untuk antisipasi pecah/salah potong.

Sebelum membeli keramik / granit, ada baiknya kita tahu 1 dus isi berapa pcs, karena berbeda jenis dan ukuran, berbeda juga isi dusnya, Berikut ini kami sediakan tabel isi dus keramik dan granit yang umum dijual di pasaran Indonesia.

Tabel Isi Dus Keramik & Granit

Ukuran Lantai Jenis Material Isi per Dus Luas per Dus (m²) Keterangan
40 x 40 cm Keramik 6 keping 0.96 m² Kurang dari 1 meter!
50 x 50 cm Keramik 4 keping 1.00 m² Pas 1 meter.
60 x 60 cm Granit (Tile) 4 keping 1.44 m² Lebih dari 1 meter.
80 x 80 cm Granit Besar 3 keping 1.92 m² Hampir 2 meter.
100 x 100 cm Granit Jumbo 2 keping 2.00 m² Pas 2 meter.

Rumus Cara Menghitung Kebutuhan Keramik

cara menghitung kebutuhan keramik

Rumus cara menghitung kebutuhan keramik dengan hasil akhir yang kita dapat adalah berapa dus yang harus dibeli bisa sobat engpocket pelajari dibawah ini.

Langkah pertama adalah menggunakan rumus luas ruangan ditambah waste karena pada praktiknya pasti ada keramik yang harus dipotong untuk sudut atau untuk pinggir.

Waste bisa 3%, 5% atau 10%, tapi pada kesempatan kali ini, kita akan gunakan angka tengahnya yaitu 5%.
Luas total = (panjang x lebar) + 5%

Langkah kedua adalah menggunakan rumus jumlah dus mengacu pada tabel diatas
Jumlah dus = Luas total / isi m² per dus

Contoh Kasus

Contoh 1

Cara menghitung kebutuhan keramik jika memakai keramik 40 x 40 cm. Ukuran ruangan adalah 4 meter x 3 meter = 12 m²
Luas total = (panjang x lebar) + 5%
Luas total = (4 x 3) + 5%
Luas total = 12 + 5%
Luas total = 12,6

Isi per dus dari keramik 40 x 40 cm adalah 0,96 . Maka:
Jumlah dus = Luas total / isi m² per dus
Jumlah dus = 12,6 / 0,96
Jumlah dus = 13,125 dus
Jumlah dus = 14 dus

Contoh 2

Cara menghitung kebutuhan keramik jika memakai granit 60 x 60 cm. Ukuran ruangan adalah 4 meter x 3 meter = 12 m²
Luas total = (panjang x lebar) + 5%
Luas total = (4 x 3) + 5%
Luas total = 12 + 5%
Luas total = 12,6

Isi per dus dari granit 60 x 60 cm adalah 1,44 . Maka:
Jumlah dus = Luas total / isi m² per dus
Jumlah dus = 12,6 / 1,44
Jumlah dus = 8,75 dus
Jumlah dus = 9 dus

Contoh 3

Cara menghitung kebutuhan keramik jika memakai granit 100 x 100 cm. Ukuran ruangan adalah 4 meter x 3 meter = 12 m²
Luas total = (panjang x lebar) + 5%
Luas total = (4 x 3) + 5%
Luas total = 12 + 5%
Luas total = 12,6

Isi per dus dari granit 100 x 100 cm adalah 2 . Maka:
Jumlah dus = Luas total / isi m² per dus
Jumlah dus = 12,6 / 2
Jumlah dus = 6,3 dus
Jumlah dus = 7 dus

Sebagai Tips Tambahan

Selain cara menghitung kebutuhan keramik, cek kode bakaran di setiap dus keramik / granit yang hendak dibeli. Pastikan kepada penjual untuk memberikan kepada kalian keramik / granit dengan kode bakaran yang sama semua agar warna lantai kalian tidak belang-belang.

Keramik dengan harga yang lebih murah cenderung memiliki warna yang berbeda meskipun kode bakarannya sama. Ini pengalaman saya untuk dijadikan pelajaran sobat engpocket.

Jangan Lupakan Bagian Skirting (Plint) Dinding

Sering kali kita hanya fokus menghitung luas lantai, tapi lupa menghitung kebutuhan plint atau skirting, yaitu potongan keramik setinggi 10 cm yang dipasang berdiri di pinggiran dinding.

Meskipun terlihat kecil, skirting ini bisa menghabiskan 10% hingga 15% dari total material anda jika ruangan memiliki banyak sekat atau lekukan.

Tim engpocket menyarankan kalian untuk menghitung keliling ruangan secara detail, lalu bagi dengan panjang keramik yang dipilih untuk mengetahui berapa keping tambahan yang harus disediakan khusus untuk bagian ini.

Plint ini juga hubungannya dengan estetika ya. Memang sepertinya, tapi coba kalian bayangkan dinding rumah kalian tanpa plint….apakah pantas? Kalau bagi kami sih kurang.

Selain itu, simpanlah minimal satu dus atau 5 keping keramik sisa di gudang sebagai arsip. ingat, tren dan pola keramik berubah sangat cepat setiap tahunnya.

Pola yang anda beli hari ini hampir pasti sudah tidak diproduksi lagi dua atau tiga tahun mendatang.

Cadangan ini akan menjadi penyelamat saat anda perlu membongkar lantai akibat pipa bocor atau ada keramik yang pecah karena benturan benda keras di masa depan.

Tinggalkan komentar