Cara Menghitung Kebutuhan Hebel & Perekatnya, 1 Kubik Hebel Isi Berapa?

Kalkulator Hebel

1 Kubik Hebel Isi Berapa Pcs?

Ini pasti sering jadi pertanyaan kalian yang kaget begitu mau beli hebel tapi penjual kasih satuan jual dalam kubik.

Info untuk sobat Engpocket ya, hebel di pasaran Indonesia dijual dalam satuan kubik. Kita sebagai orang awam pastinya bertanya, 1 kubik hebel isi berapa pcs? Lalu bisa untuk kebutuhan saya butuh berapa kubik?

Jangan khawatir! Akan kita bahas semuanya disini. Jika mau hitung cepat, silahkan gunakan kalkulator ini.
Bisa menghitung cepat kebutuhan hebel dan perekatnya, saya buat khusus untuk kalian.

🧱 Kalkulator Hebel & Perekat
ℹ️ 1 Kubik (7.5cm) cukup untuk dinding seluas 13 m²
*Estimasi Pintu (2 m²) & Jendela (1 m²)

Mari kita kembali ke pembahasan

Tabel Hebel dan Perekat

Selain kalkulator, untuk menjawab pertanyaan 1 kubik hebel isi berapa, kalian bisa juga lihat tabel berikut.

🧱 Referensi Isi Hebel (Bata Ringan) per 1 m³
Penting untuk mengetahui estimasi jumlah keping hebel dan luas dinding yang didapat per 1 kubik agar pemesanan material lebih efisien.
Ketebalan Isi per Kubik Luas Dinding
7.5 cm 111 Pcs ± 13.3 m²
10 cm 83 Pcs ± 10.0 m²

Apa Itu Hebel?

Hebel fungsinya sama dengan bata merah. Keduanya bisa saling dijadikan alternatif dan saling menggantikan.

Hebel atau yang biasa disebut juga dengan bata ringan adalah jenis batu bata yang memiliki berat lebih ringan dari pada bata merah.

Didasarkan pada gagasan yang sama yaitu menambahkan gelembung udara ke dalam mortar akan mengurangi berat beton yang dihasilkan secara drastis, sehingga menjadi lebih ringan.
Jenis bata ringan salah satunya yang umum adalah Autoclaved Aerated Concrete (AAC).

Campuran bata ringan AAC biasanya terdiri dari pasir kwarsa, semen, kapur, gypsum, air, dan aluminium pasta sebagai bahan pengembang.

Sejarah Terciptanya Hebel / Bata Ringan

Bata ringan AAC pertama kali dikembangkan di Swedia pada tahun 1923 sebagai alternatif pengganti bata merah untuk mengurangi penggundulan hutan.

Bata ringan AAC kemudian dikembangkan lagi oleh seorang bernama Joseph Hebel di Jerman pada tahun 1943.

Itulah kenapa bata ringan sering disebut dengan HEBEL. Padahal sebenarnya HEBEL adalah nama pengembang dan juga merek dagangnya.

Di Indonesia bata ringan mulai dikenal sejak tahun 1995, melalui pabrikasi AAC di Karawang.

Kelebihan dan Kekurangan Hebel Dibandingkan Pesaingnya si Bata Merah

🔍 Mengapa Pilih Hebel? (Analisis Tim EngPocket)

✅ Keunggulan Hebel
☁️
Bobot Ringan Memperingan beban struktur bangunan secara keseluruhan.
Pemasangan Cepat Ukuran presisi dan lebih besar membuat proyek cepat selesai.
🧱
Hemat Plesteran Permukaannya sangat rata, cukup diaci tipis saja.
🌡️
Isolator Terbaik Kedap suara dan mampu menahan panas dari luar dengan sangat baik.
⚠️ Hal Yang Perlu Diperhatikan
🧪
Mortar Khusus Tidak bisa direkatkan semen pasir biasa; wajib menggunakan semen mortar.
Peka Kelembapan Sangat menyerap air. Harus segera dicat/dilapisi agar tidak lembap.

Ukuran Hebel

Umumnya, ukuran hebel adalah 60 cm x 20 cm, dengan 2 variasi tebal yaitu 7,5 cm dan 10 cm.

Ukuran hebel tebal 10 cm lebih sering digunakan. Apa lagi untuk tembok utama bangunan.

Rumus Cara Menghitung Kebutuhan Hebel

1 kubik hebel isi berapa

🧮 Rumus Manual Hitung Keping Hebel
Selain menggunakan kalkulator atau tabel, Sobat juga bisa menghitung kebutuhan hebel per keping secara manual dengan rumus berikut:
Kebutuhan (pcs) = (Luas Dinding × 8.33) + 5% Spare
Keterangan:
8.33 Standar jumlah pemakaian hebel (60x20 cm) per 1 meter persegi dinding.
5% Cadangan material (Spare) untuk mengantisipasi bata pecah atau potongan sudut.

Contoh Kasus

🏗️ Studi Kasus: Menghitung Kubikasi Hebel
Tim Sipil EngPocket akan membangun 1 sisi dinding rumah customer berukuran 3 m × 3 m menggunakan hebel tebal 10 cm.
Langkah 1: Hitung Jumlah Keping
Kebutuhan (pcs) = (Luas Dinding × 8.33) + 5% Spare
Kebutuhan (pcs) = (9 × 8.33) + 5%
Kebutuhan (pcs) = 74.97 + 3.75
Kebutuhan ± 79 Keping
Langkah 2: Konversi ke Kubik (m³)
Referansi: 1 m³ Hebel (10 cm) = 83 pcs
Konversi = 79 pcs ÷ 83 pcs
Hasil = 0.95 m³
✅ Kesimpulan: Sobat cukup membeli 1 Kubik hebel saja untuk area dinding tersebut.
Jika bata ringan (hebel) sudah tersusun rapi, berdiri kokoh, dan sudah diaci halus, langkah selanjutnya adalah menentukan kebutuhan cat tembok.

Tinggalkan komentar