Kalkulator dan Cara Menghitung Kebutuhan Plafon Gypsum dan Rangka Hollow
Jika ada diantara kalian yang butuh perhitungan cepat, silahkan pakai terlebih dahulu kalkulator dibawah ini.
Apa Itu Plafon Gypsum & Hollow?
Plafon gypsum adalah material berbentuk papan yang digunakan hampir disemua bangunan untuk langit-langit rumah, ini dari papan dari kalsium / kapur yang dilapisi kertas tebal.
Di Indonesia, gypsum menjadi standar wajib rumah modern menggantikan triplek karena permukaannya yang mulus dan takarannya yang presisi.
Sedangkan hollow adalah besi kotak berbahan galvanis yang berfungsi sebagai penopang untuk menempelkan papan gypsum tersebut. Dulu orang menggunakan rangka kayu kaso.
Namun sekarang rangka hollow lebih disukai karena anti rayap, tidak mudah dijalar api, ringan dan lurus.
Sobat engpocket gak bisa memisahkan 2 material diatas ya karena mereka saling melengkapi.
Jenis Plafon Gypsum di Indonesia
Plafon gypsum yang umum diindonesia adalah ukuran 1,2 meter x 2,4 meter, luas 2,88 m², tebal 9 mm.
Untuk jenisnya, papan gypsum yang digunakan untuk plafon ini ada 3:
A. Gypsum standar, warna abu-abu atau putih, untuk di area kering, ruang tamu, kamar, dll.
B. Gypsum water resistance berwarna hijau, untuk di kamar mandi.
C. Gypsum fire resistance berwarna merah muda / pink, umumnya untuk dapur.
Tapi pada praktiknya, rumah biasa cenderung memakai yang standard semua yang abu-abu atau putih. Sedangkan untuk industri, plafonnya biasa menggunakan Sandwich panel.
Rumus dan Cara Menghitung Kebutuhan Plafon Gypsum dan Rangka Hollow

Jika anda ingin tahu dari mana kalkulator diatas bekerja, berikut penjelasannya:
A. Menghitung kebutuhan plafon
Kebutuhan lembar = Luas ruangan / Luas 1 lembar papan gypsum + 5% waste
B. Menghitung kebutuhan rangka hollow
Rangka hollow biasa dipasang dengan pola grid berjarak 60 cm x 60 cm
– Hollow 2 x 4 cm untuk jari-jari = Luas ruangan x 0,8 btg
– Hollow 4 x 4 cm untuk base gantungan = Luas ruangan x 0,4 btg
– Wall angle = Keliling ruangan / 3 meter
Contoh Kasus
Bagaimana cara menghitung kebutuhan plafon gypsum untuk kamar tidur dengan ukuran 3 meter x 4 meter?
Luas ruangan = 3 meter x 4 meter
Luas ruangan = 12 m²
Kebutuhan lembar = Luas ruangan / Luas 1 lembar gypsum = 5%
Kebutuhan lembar = 12 / 2,88 + 5%
Kebutuhan lembar = 4,575 lembar
Kebutuhan lembar = 5 lembar (Pembulatan)
– Hollow 2 x 4 cm untuk jari-jari = 12 x 0,8 btg = 9,6 btg = 10 btg (Pembulatan)
– Hollow 4 x 4 cm untuk base gantungan = 12 x 0,4 btg = 4,8 btg = 5 btg (Pembulatan)
– Wall angle = Keliling ruangan / 3 meter = 14 / 3 = 4,67 pcs = 5 pcs (Dibulatkan)
Tips Pemasangan Agar Plafon Tidak Retak dan Bergelombang
Sering terjadi, setelah plafon selesai dipasang, muncul masalah berupa garis retak pada sambungan antar papan.
Tim engpocket sangat menyarankan anda untuk selalu menggunakan fiber tape atau kain kasa khusus gypsum pada setiap celah sambungan sebelum ditutup dengan compound.
Tanpa bantuan kasa ini, pergeseran kecil pada bangunan akibat getaran atau perubahan suhu bisa langsung membuat plafon kalian terlihat ada retak rambut di bagian sambungannya.
Selain itu, jika kalian menyukai tampilan rumah minimalis yang sedang tren saat ini, kalian bisa mempertimbangkan penggunaan shadow line (profil u) sebagai pengganti wall angle atau siku.
Shadow line akan memberikan efek plafon yang seolah-olah “mengambang” karena ada celah tipis di pinggir dinding. Celah ini juga sangat fungsional untuk menyembunyikan retakan yang sering muncul di sudut antara plafon dan tembok beton yang memiliki tingkat muai susut berbeda.
Yang terakhir, pastikan tukang kalian melakukan leveling menggunakan waterpass atau laser level sebelum papan gypsum disekrup permanen.
Plafon yang tidak rata mungkin tidak terlihat di siang hari, namun saat anda menyalakan lampu led atau lampu hias di malam hari, bayangan gelombang pada permukaan plafon akan terlihat sangat jelas dan merusak estetika ruangan.
Pastikan juga jarak antar sekrup tidak terlalu jauh (maksimal 20-30 cm) agar beban papan terbagi rata dan tidak melandai (sagging) di kemudian hari.