Cara Menghitung Kebutuhan Plafon Gypsum & Rangka Hollow

[Area Iklan Google AdSense - Top Post]

Cara Menghitung Kebutuhan Plafon Gypsum dan rangka hollow akan dijelaskan di dalam post ini khusus untuk sobat engpocket.

Jika ada diantara anda yang butuh perhitungan cepat, silahkan pakai terlebih dahulu kalkulator dibawah ini.

Kalkulator Cara Menghitung Kebutuhan Plafon Gypsum

🏠 Kalkulator Plafon Gypsum & Hollow
*Pilih “Drop Ceiling” jika ada variasi naik-turun.
[Iklan Tengah Artikel - Disisipkan Otomatis]

Apa Itu Plafon Gypsum & Hollow?

Plafon gypsum adalah material berbentuk papan yang digunakan hampir disemua bangunan untuk langit-langit rumah, ini dari papan dari kalsium / kapur yang dilapisi kertas tebal. Di Indonesia, gypsum menjadi standar wajib rumah modern menggantikan triplek karena permukaannya yang mulus dan takarannya yang presisi.

Sedangkan hollow adalah besi kotak berbahan galvanis yang berfungsi sebagai penopang untuk menempelkan papan gypsum tersebut. Dulu orang menggunakan rangka kayu kaso. Namun sekarang rangka hollow lebih disukai karena anti rayap, tidak mudah dijalar api, ringan dan lurus.

Sobat engpocket gak bisa memisahkan 2 material diatas ya karena mereka saling melengkapi.

Jenis Plafon Gypsum di Indonesia

Plafon gypsum yang umum diindonesia adalah ukuran 1,2 meter x 2,4 meter, luas 2,88 m², tebal 9 mm.

Untuk jenisnya, papan gypsum yang digunakan untuk plafon ini ada 3:
A. Gypsum standar, warna abu-abu atau putih, untuk di area kerin, ruang tamu, kamar, dll.
B. Gypsum water resistance berwarna hijau, untuk di kamar mandi.
C. Gypsum fire resistance berwarna merah muda / pink, umumnya untuk dapur.

Tapi pada praktiknya, rumah biasa cenderung memakai yang standard semua yang abu-abu atau putih. Sedangkan untuk industri, plafonnya biasa menggunakan Sandwich panel.

Rumus cara menghitung kebutuhan plafon gypsum dan rangka hollownya

Cara menghitung kebutuhan plafon gypsum

Rumus cara menghitung kebutuhan plafon gypsum

Jika anda ingin tahu dari mana kalkulator diatas bekerja, berikut penjelasannya:

A. Menghitung kebutuhan plafon
Kebutuhan lembar = Luas ruangan / Luas 1 lembar papan gypsum + 5% waste

B. Menghitung kebutuhan rangka hollow
Rangka hollow biasa dipasang dengan pola grid berjarak 60 cm x 60 cm
– Hollow 2 x 4 cm untuk jari-jari = Luas ruangan x 0,8 btg
– Hollow 4 x 4 cm untuk base gantungan = Luas ruangan x 0,4 btg
– Wall angle = Keliling ruangan / 3 meter

Contoh kasus

Bagaimana cara menghitung kebutuhan plafon gypsum untuk kamar tidak dengan ukuran 3 meter x 4 meter?

Luas ruangan = 3 meter x 4 meter
Luas ruangan = 12 m²

Kebutuhan lembar = Luas ruangan / Luas 1 lembar gypsum = 5%
Kebutuhan lembar = 12 / 2,88 + 5%
Kebutuuhan lembar = 4,575 lembar
Kebutuhan lemnbar = 5 lembar (Pembulatan)

– Hollow 2 x 4 cm untuk jari-jari = 12 x 0,8 btg = 9,6 btg = 10 btg (Pembulatan)
– Hollow 4 x 4 cm untuk base gantungan = 12 x 0,4 btg = 4,8 btg = 5 btg (Pembulatan)
– Wall angle = Keliling ruangan / 3 meter = 14 / 3 = 4,67 pcs = 5 pcs (Dibulatkan)

Plafond juga bisa di cat, sama seperti tembok. Untuk menghitung kebutuhan cat tembok, kami juga menyediakan kalkulatornya untuk memudahkan anda. Silahkan klik link ini.

[Iklan Bawah Artikel - Penutup]

Tinggalkan komentar